Cabuk Rambak

cabuk-rambakb.jpg

Menu lain :
Bahan: Ketupat dan cabuk (sambel yang terbuat dari kelapa yang diparut, kemiri, wijen, daun jeruk dan lombok)
Lokasi : Sepanjang jalan Ledoksari selatan
Buka : Setiap hari jam 06.00 WIB – 13.00 WIB
Harga : Rp. 750 (porsi kecil) dan Rp. 1.000 (porsi besar)

Cabuk rambak sudah terbilang makanan langka dan hanya bisa dijumpai hanya daerah-daerah tertentu. Penyajian Cabuk rambak dengan pincuk (daun pisang yang dilipat) dan ketupat dipotong-potong kecil dan diatasnya dibubuhi cabuk. Sangat cocok jika makan Cabuk rambek dengan karak atau biasa disebut dengan krupuk gendar.

& Komentar »

  1. Hendro berkata

    Enak, rasanya tidak terlalu berat dan sepertinya tidak terlalu banyak bumbu. Tapi sekarang sudah susah dicari.

  2. helmi berkata

    wah ternyata masih ada ya makanan ini, aku inget dulu waktu SD MUHI di Mangkunegaran suka beli cabuk rambak yg pake pincoek he . he
    Di jakarta mana ada ya

  3. PIE - Solo Baru berkata

    Apa sich resep Bumbu Cabuk Rambak. Kira2 laku ngg jualan di Jakarta?

  4. Dhewie berkata

    Aku dah gak sabar untuk pulang ke Solo, setelah bertahun-tahun di luar negeri, rasa kangen dengan jajanan Solo sangat besar banget. Pokoknya Cabuk Rambak bakalan jadi buruan pertama ku…mmmm enak deh makan Cabuk Rambak jadi inget masa-masa kecil. Suka di beli dari mbok-mbok mantap deh apalagi makanya rame-rame wah ..perfect deh!

  5. indie_ramadhani berkata

    iya. aku suka banget tuh. masih kebayang rasanya. tapi cari cabuk rambak sekarang di mana ya? masih inget tuh jaman SD harganya masih 300an rupiah. besok ada libur panjang rencananya mo pulang ke solo.
    kalo buat lidah orang jakarta sih, nggak tahu cocok apa nggak. soalnya buat yang belum pernah coba, pertama rasanya pasti aneh. tapi habis itu jangan heran kalau pengen makan lagi.

  6. lia berkata

    di pintu masuk sami luwes ada yang jual cabuk rambak. di pasar kleco juga adal lho…Lumayan buat tombo kangen….

  7. _nesh berkata

    wah,,ayo lestarikan makanan cah solo asli……!!

  8. H.Tri Widodo berkata

    mohon kalu bisa kirimin saya resep cabuk rambaknya, saya juga asli solo, namun skrg sy tinggal d jakarta udh 18 th
    cabuk rambak adalah makanan favorit sy n setiap ke solo yg pertama itu yg aku cari
    namun sekarang keberadaanya susah
    hidup solo with kulinernya

  9. infogue berkata

    Artikel di blog ini menarik & bagus. Untuk lebih mempopulerkan artikel (berita/video/ foto) ini, Anda bisa mempromosikan di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di tanah air. Telah tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
    http://www.infogue.com
    http://kuliner.infogue.com/cabuk_rambak

  10. must_goes berkata

    sekitar th 90an, gak sengaja baca koran ada pameran budaya solo di TMII jkt, tanpa pikir panjang cabut dr kantor lgs meluncur ke TMII. eh… belum mulai…!! malam balik lagi ngajak keluarga….. ketemu deh pertunjukan wayang orang, tapi jajanan sudah pada ludes! tinggal cabuk rambak doang, itupun tinggal sambal keringnya thok tapi lumayan banyak dan karaknya yg kecil2 masih 1 kantong plastik besar…… borong deh…. lumayan jatah 1 minggu…!!! terobati deh kangenku pada soloku…….!!!

  11. kazemaru berkata

    kok aku belum pernah nyobain ya :(

  12. [...] Cabuk Rambak [...]

Pengumpan RSS untuk komentar di postingan ini · URI Lacak Balik

Tinggalkan sebuah Komentar