Wisata Kuliner Solo


Cabuk Rambak

Posted in Tidak terkategori oleh Hadi Purnomo pada 12 Februari 2007

cabuk-rambakb.jpg

Menu lain :
Bahan: Ketupat dan cabuk (sambel yang terbuat dari kelapa yang diparut, kemiri, wijen, daun jeruk dan lombok)
Lokasi : Sepanjang jalan Ledoksari selatan
Buka : Setiap hari jam 06.00 WIB – 13.00 WIB
Harga : Rp. 750 (porsi kecil) dan Rp. 1.000 (porsi besar)

Cabuk rambak sudah terbilang makanan langka dan hanya bisa dijumpai hanya daerah-daerah tertentu. Penyajian Cabuk rambak dengan pincuk (daun pisang yang dilipat) dan ketupat dipotong-potong kecil dan diatasnya dibubuhi cabuk. Sangat cocok jika makan Cabuk rambek dengan karak atau biasa disebut dengan krupuk gendar.

Iklan

20 Tanggapan to 'Cabuk Rambak'

Subscribe to comments with RSS atau TrackBack to 'Cabuk Rambak'.

  1. Hendro said,

    Enak, rasanya tidak terlalu berat dan sepertinya tidak terlalu banyak bumbu. Tapi sekarang sudah susah dicari.

  2. helmi said,

    wah ternyata masih ada ya makanan ini, aku inget dulu waktu SD MUHI di Mangkunegaran suka beli cabuk rambak yg pake pincoek he . he
    Di jakarta mana ada ya

  3. PIE - Solo Baru said,

    Apa sich resep Bumbu Cabuk Rambak. Kira2 laku ngg jualan di Jakarta?

  4. Dhewie said,

    Aku dah gak sabar untuk pulang ke Solo, setelah bertahun-tahun di luar negeri, rasa kangen dengan jajanan Solo sangat besar banget. Pokoknya Cabuk Rambak bakalan jadi buruan pertama ku…mmmm enak deh makan Cabuk Rambak jadi inget masa-masa kecil. Suka di beli dari mbok-mbok mantap deh apalagi makanya rame-rame wah ..perfect deh!

  5. indie_ramadhani said,

    iya. aku suka banget tuh. masih kebayang rasanya. tapi cari cabuk rambak sekarang di mana ya? masih inget tuh jaman SD harganya masih 300an rupiah. besok ada libur panjang rencananya mo pulang ke solo.
    kalo buat lidah orang jakarta sih, nggak tahu cocok apa nggak. soalnya buat yang belum pernah coba, pertama rasanya pasti aneh. tapi habis itu jangan heran kalau pengen makan lagi.

  6. lia said,

    di pintu masuk sami luwes ada yang jual cabuk rambak. di pasar kleco juga adal lho…Lumayan buat tombo kangen….

  7. _nesh said,

    wah,,ayo lestarikan makanan cah solo asli……!!

  8. H.Tri Widodo said,

    mohon kalu bisa kirimin saya resep cabuk rambaknya, saya juga asli solo, namun skrg sy tinggal d jakarta udh 18 th
    cabuk rambak adalah makanan favorit sy n setiap ke solo yg pertama itu yg aku cari
    namun sekarang keberadaanya susah
    hidup solo with kulinernya

  9. infogue said,

    Artikel di blog ini menarik & bagus. Untuk lebih mempopulerkan artikel (berita/video/ foto) ini, Anda bisa mempromosikan di infoGue.com yang akan berguna bagi semua pembaca di tanah air. Telah tersedia plugin / widget kirim artikel & vote yang ter-integrasi dengan instalasi mudah & singkat. Salam Blogger!
    http://www.infogue.com
    http://kuliner.infogue.com/cabuk_rambak

  10. must_goes said,

    sekitar th 90an, gak sengaja baca koran ada pameran budaya solo di TMII jkt, tanpa pikir panjang cabut dr kantor lgs meluncur ke TMII. eh… belum mulai…!! malam balik lagi ngajak keluarga….. ketemu deh pertunjukan wayang orang, tapi jajanan sudah pada ludes! tinggal cabuk rambak doang, itupun tinggal sambal keringnya thok tapi lumayan banyak dan karaknya yg kecil2 masih 1 kantong plastik besar…… borong deh…. lumayan jatah 1 minggu…!!! terobati deh kangenku pada soloku…….!!!

  11. kazemaru said,

    kok aku belum pernah nyobain ya 😦


  12. […] Cabuk Rambak […]

  13. Anggie said,

    Cabuk rambak…ehm enak banget, aku inget waktu itu papa yang beliin untuk aku & itu pertama kali nya aku makan makanan yg ternyata enak banget itu. Maklum aku besar di Surabaya jadi ga begitu kenal makanan khas dari kota tempat papa di besarin. Besok aku mau ke Solo & pastinya wajib beli cabuk rambak lagi soalnya sekarang aku lagi hamil & ngidamnya cabuk rambak hehehehe…….Huenak pokok’e

  14. dwi saputra said,

    Waaahh cabuk rambak makanan yang paling ngangenii ….. kalo pulang ke Solo menu wajib buat saya ….. jadi inget masa-masa sekolah di solo …

  15. adit said,

    Cabuk rambak? Oke banget..kuliner yg ngangenin.pengin rasanya ke solo trus nyari tuh makanan..simple,enak,makin melempem karaknya makin oke


  16. […] Cabuk Rambak […]

  17. Del Prio said,

    WEW uenak tnan….

  18. umi markamah said,

    Cabuk rambak …….jadi ingat waktu SD, sore2 aq suka jajan cabuk rambak di depan kec. Baki – Solo…..eunak makannya pakai krupuk gendar…….tapi makanan ini kayaknya udah langka…….makanya harus di lestarikan warisan nenek moyak ini.

  19. ellen said,

    Beli di manahan ada, di pecel solo jalan gajahmada jg ada. Kl pengen bgt, googling resep cabuk rambak di inet, bikin dewe. Hehehehehhe…. Maknyussss

  20. sri sumadiyo said,

    dulu makanan cabuk rambak mudah kita dapati,tp sekarang cabuk rambak sulit kita temukan terkadang kangen unt menikmatinya kupat dengan sambel wijen dan daun jeruk purut membuat makanan ini terasa pas dilidah apalagi dengan karak rambaknya,,,,,,jadi kangen untuk jalan2 kesolo


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


%d blogger menyukai ini: